Blok A Tanah Abang Tutup 27 Mei 2026, Daya Beli Masyarakat Dinilai Masih Stabil

Share

Katanews.com, JAKARTA — Pusat Grosir Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, akan menutup operasional gedung pada Rabu (27/5/2026), bertepatan dengan momentum libur Iduladha 1447 Hijriah. Aktivitas perdagangan dijadwalkan kembali normal pada Kamis (28/5/2026).

Pengelola Pasar Blok A Tanah Abang, Hery Supriyatna, mengatakan operasional pasar pada Selasa masih berjalan seperti biasa hingga pukul 16.00 WIB.

“Hari ini buka normal sampai pukul 16.00 WIB,” ujar Hery saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Meski memasuki periode jelang Idul Adha 2026, pengelola menyebut belum terjadi lonjakan signifikan jumlah pengunjung di kawasan perdagangan tekstil terbesar di Asia Tenggara tersebut. Hingga kini, pihak pengelola masih melakukan penghitungan data kunjungan pedagang dan pembeli.

Di tengah kondisi pasar yang belum mengalami peningkatan pengunjung secara drastis, para pedagang Tanah Abang mulai memperkuat strategi penjualan digital untuk menjaga omzet. Persaingan dengan toko daring atau e-commerce disebut menjadi tantangan utama yang dihadapi pelaku usaha konvensional.

Sejumlah pedagang kini memanfaatkan berbagai platform digital untuk memperluas jangkauan pasar dan mempertahankan pelanggan di tengah perubahan pola belanja masyarakat.

Sebelumnya, Gubernur Pramono Anung pada Maret 2026 menyebut penjualan pedagang di Pasar Tanah Abang mengalami kenaikan sekitar 30 persen. Peningkatan tersebut dinilai menjadi indikator bahwa aktivitas perdagangan dan konsumsi masyarakat masih bergerak positif.

Hal senada juga disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Tanah Abang beberapa waktu lalu. Ia menilai daya beli masyarakat masih terjaga dan kondisi ekonomi nasional belum menunjukkan tanda-tanda krisis.

Transformasi digital yang kini dilakukan para pedagang Tanah Abang menjadi salah satu langkah adaptasi untuk menghadapi perubahan perilaku konsumen sekaligus menjaga keberlangsungan usaha di tengah kompetisi perdagangan berbasis online. (Rud)

Terbaru