Jakarta — Tren urban cycling semakin kuat di berbagai kota besar Indonesia pada 9 Desember 2025. Komunitas pesepeda mencatat kenaikan jumlah anggota baru hingga 35 persen sejak awal tahun. Peningkatan ini terutama didorong oleh kesadaran generasi muda terhadap kesehatan dan gaya hidup berkelanjutan.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyebutkan bahwa jumlah pesepeda harian di kawasan Sudirman–Thamrin kini mencapai lebih dari 11.000 orang. Lonjakan tersebut dianggap sebagai sinyal positif bahwa masyarakat mulai menjadikan sepeda sebagai sarana mobilitas utama.
Pelaku industri perlengkapan sepeda juga merasakan dampaknya. Penjualan helm, jersey, dan sepatu khusus pesepeda meningkat signifikan menjelang akhir 2025. Brand lokal bahkan mulai merambah pasar ekspor karena permintaan yang melonjak.
Pemerintah juga mendorong pembangunan jalur sepeda terpadu di kota-kota besar. Pembangunan infrastruktur baru tersebut diharapkan mendorong perpindahan moda dari kendaraan bermotor ke transportasi ramah lingkungan.
Tren ini diproyeksikan terus berkembang pada 2026 seiring meningkatnya kesadaran akan kesehatan dan bebas polusi. Urban cycling diprediksi menjadi bagian penting gaya hidup modern masyarakat perkotaan. (Ani)