Audiensi ke Bappenas, Pemkab Sukabumi Dorong Percepatan Infrastruktur Daerah

Share

Katanews.com, SUKABUMI — Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mendorong penyelarasan program pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan, irigasi, dan fasilitas kesehatan. Sinkronisasi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperjuangkan dukungan pembangunan sekaligus menjawab kebutuhan dasar masyarakat di wilayah yang memiliki karakter geografis beragam.

Namun, tantangan pembangunan tidak berhenti pada penyelarasan perencanaan. Kepastian dukungan pendanaan, penentuan skala prioritas, serta pemerataan manfaat pembangunan menjadi faktor penting agar program yang diusulkan dapat berlanjut hingga tahap pelaksanaan.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, mengatakan pembangunan infrastruktur perlu dirancang secara terintegrasi karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi, produktivitas pertanian, dan kualitas pelayanan publik.

“Pembangunan infrastruktur tidak bisa hanya dilihat dari kebutuhan satu sektor. Jalan, irigasi, dan kesehatan saling berkaitan dengan aktivitas masyarakat. Karena itu, sinkronisasi program daerah dengan kebijakan pusat menjadi penting agar pembangunan yang didorong benar-benar memberikan manfaat luas,” ujar Sendi, Kamis (22/10/2026).

Jalan, Irigasi, dan Kesehatan Jadi Prioritas

Infrastruktur jalan menjadi salah satu kebutuhan strategis Kabupaten Sukabumi. Konektivitas antarwilayah berpengaruh terhadap mobilitas penduduk, kelancaran distribusi hasil pertanian, serta akses masyarakat terhadap pusat perdagangan dan pelayanan publik.

Keterbatasan konektivitas di wilayah tertentu berpotensi meningkatkan biaya distribusi dan memperpanjang waktu tempuh masyarakat. Karena itu, pembangunan jalan perlu mempertimbangkan keterhubungan antarkawasan, akses menuju sentra produksi, serta kebutuhan masyarakat di wilayah yang belum terlayani secara optimal.

Sektor irigasi juga menjadi perhatian karena berkaitan dengan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan. Peningkatan kualitas jaringan irigasi dibutuhkan untuk mendukung distribusi air ke lahan pertanian, menjaga keberlanjutan produksi, serta mengurangi risiko gangguan pengairan.

Sementara itu, pembangunan infrastruktur kesehatan perlu berjalan seiring dengan peningkatan akses pelayanan. Ketersediaan sarana yang memadai harus ditunjang dengan kemudahan jangkauan masyarakat agar pembangunan fisik memberikan dampak terhadap kualitas layanan kesehatan.

“Yang menjadi perhatian adalah bagaimana pembangunan dasar ini bisa saling menguatkan. Infrastruktur jalan mendukung konektivitas, irigasi memperkuat sektor pertanian, sedangkan kesehatan menyangkut langsung kualitas hidup masyarakat,” kata Sendi.

Audiensi dengan Bappenas, Pemkab Sukabumi Dorong Sinkronisasi Program

Upaya menyelaraskan kebutuhan pembangunan daerah dengan kebijakan nasional dilakukan melalui audiensi Wakil Bupati Sukabumi Andreas bersama Sekretaris Daerah Ade Suryaman, Sendi Apriadi, dan sejumlah kepala perangkat daerah dengan Staf Khusus Menteri PPN/Kepala Bappenas, Sukmo Harsono, di Menara Bappenas, Jakarta Selatan, Rabu (21/10/2026).

Pertemuan tersebut menjadi forum untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan Kabupaten Sukabumi sekaligus menjajaki peluang dukungan pemerintah pusat sesuai mekanisme perencanaan yang berlaku.

Sendi menilai koordinasi lintas pemerintahan diperlukan agar usulan pembangunan daerah memiliki sasaran yang jelas dan selaras dengan arah kebijakan nasional.

“Harapannya, sinkronisasi ini dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih kuat sehingga kebutuhan pembangunan Kabupaten Sukabumi bisa masuk dalam perencanaan secara tepat dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” tuturnya. (Adv, Las)

Terbaru