Katanews.com, SUKABUMI — Terpilihnya kembali Anton Sukartono Suratto sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat menjadi momentum bagi partai untuk memperkuat mesin politik menghadapi Pemilu 2029.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi sekaligus Anggota Komisi VII DPR RI, Iman Adinugraha, menilai kepemimpinan baru tersebut harus segera diikuti konsolidasi organisasi. Menurut dia, waktu menuju Pemilu 2029 harus dimanfaatkan untuk membangun soliditas kader dan memperkuat struktur partai hingga tingkat daerah.
Anton kembali dipercaya memimpin Demokrat Jawa Barat dalam Musyawarah Daerah (Musda) Demokrat Jawa Barat di Bandung, Senin (24/8/2026).
Dalam forum tersebut, 27 Ketua DPC Demokrat kabupaten/kota se-Jawa Barat memberikan dukungan kepada Anton hingga akhirnya ia terpilih secara aklamasi.
Bagi Iman, dukungan bulat tersebut menjadi gambaran kuatnya kepercayaan struktur Demokrat Jawa Barat terhadap kepemimpinan Anton.
“Saya menyambut baik dan memberikan apresiasi atas kembali dipercayakannya Kang Anton Sukartono Suratto sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat. Ini menunjukkan adanya kepercayaan yang kuat dari seluruh DPC di Jawa Barat terhadap beliau,” ujar Iman, Rabu (26/8/2026).
Demokrat Jabar Diminta Tak Menunggu 2029
Iman melihat tantangan utama setelah Musda bukan sekadar mempertahankan soliditas internal, tetapi mengubah konsolidasi tersebut menjadi kerja politik yang terukur menuju Pemilu 2029.
Ia menilai persiapan menghadapi pemilu tidak bisa dilakukan ketika tahapan politik sudah semakin dekat. Struktur partai harus dibangun lebih awal melalui konsolidasi kader, regenerasi, penguatan organisasi dan peningkatan kehadiran Demokrat di tengah masyarakat.
“Pemilu 2029 memang masih beberapa tahun lagi, tetapi persiapannya harus dilakukan sejak sekarang. Konsolidasi harus semakin kuat, kader harus semakin solid, dan seluruh struktur harus bergerak bersama,” tutur Iman.
Pernyataan tersebut menempatkan Pemilu 2029 sebagai agenda jangka menengah yang perlu mulai disiapkan Demokrat Jawa Barat sejak periode kepemimpinan Anton yang baru.
Bagi Demokrat, Jawa Barat menjadi salah satu wilayah strategis dalam peta politik nasional. Karena itu, kekuatan struktur di tingkat DPD dan DPC dinilai akan menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi kompetisi politik mendatang.
27 DPC Beri Dukungan, Konsolidasi Jadi Agenda Berikutnya
Terpilihnya Anton secara aklamasi setelah memperoleh dukungan dari 27 DPC memberikan modal politik bagi kepemimpinan Demokrat Jawa Barat.
Namun, Iman menilai dukungan tersebut perlu diterjemahkan menjadi konsolidasi yang lebih konkret.
Ia berharap komunikasi antara DPD dan seluruh DPC semakin diperkuat sehingga agenda organisasi tidak berhenti pada momentum Musda.
“Menurut kami, kepemimpinan Kang Anton ke depan harus mampu memperkuat konsolidasi organisasi dari tingkat DPD hingga DPC. Soliditas itu penting untuk menjaga kesinambungan kerja politik Demokrat di Jawa Barat,” kata Iman.
Menurutnya, penguatan struktur harus berjalan beriringan dengan regenerasi kader. Dengan demikian, Demokrat tidak hanya memiliki struktur organisasi yang solid, tetapi juga sumber daya politik yang mampu bekerja menghadapi perubahan karakter pemilih pada Pemilu 2029.
Sukabumi Siap Jadi Bagian Konsolidasi Demokrat Jabar
DPC Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi menyatakan siap mendukung kepemimpinan Anton di tingkat Jawa Barat.
Iman berharap kepemimpinan Anton dapat membuat Demokrat semakin dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi antar-DPC.
“Kami dari DPC Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi tentu memberikan dukungan penuh. Semoga di bawah komando Kang Anton, Demokrat Jawa Barat semakin solid, semakin dekat dengan masyarakat, dan mampu menjawab kebutuhan politik serta aspirasi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Iman, Kabupaten Sukabumi siap menjadi bagian dari agenda konsolidasi Demokrat Jawa Barat menuju Pemilu 2029.
“Harapan kami, kepemimpinan Kang Anton ke depan bisa membawa Demokrat Jawa Barat semakin besar dan semakin kuat. DPC Kabupaten Sukabumi siap bersinergi dan bekerja bersama untuk menghadapi Pemilu 2029,” ucapnya.
Momentum Menata Mesin Politik
Kembalinya Anton Sukartono Suratto ke posisi Ketua DPD Demokrat Jawa Barat kini membuka ruang bagi partai untuk menata kembali agenda politiknya dalam jangka panjang.
Bagi Iman, Pemilu 2029 harus dipandang bukan sebagai agenda yang baru dipersiapkan menjelang masa kampanye. Sebaliknya, konsolidasi organisasi, penguatan kader dan kedekatan dengan masyarakat perlu dibangun sejak awal.
Dengan dukungan 27 DPC yang mengantarkan Anton terpilih secara aklamasi, Demokrat Jawa Barat memiliki modal awal untuk memasuki fase konsolidasi berikutnya.
Tantangannya adalah memastikan soliditas tersebut tidak berhenti sebagai kesepakatan internal, tetapi diterjemahkan menjadi kerja organisasi yang konsisten hingga Pemilu 2029. (Ani)