Katanews.com, SUKABUMI — Bagi masyarakat Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, jalan bukan sekadar hamparan aspal yang menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya.
Di atas jalan Tegalcaringin-Cimarinjung, aktivitas warga berlangsung setiap hari. Anak-anak berangkat sekolah, masyarakat pergi bekerja, kendaraan mengangkut kebutuhan sehari-hari, hingga aktivitas ekonomi warga bergerak melalui jalur tersebut.
Karena itu, ketika Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali melakukan peningkatan infrastruktur di ruas Jalan Tegalcaringin-Cimarinjung, Kepala Desa Ciwaru Sirojudin menyambutnya sebagai kabar penting bagi masyarakat.
Pekerjaan pengaspalan ruas tersebut mulai dilaksanakan pada Minggu (9/8/2026). Proyek yang bersumber dari APBD Kabupaten Sukabumi itu memiliki nilai anggaran Rp930.754.419,25 dengan pelaksana CV Berkah Bersinar Abadi.
“Jalan ini sangat vital bagi masyarakat. Aktivitas warga, baik untuk bekerja, mengantar anak sekolah, maupun kegiatan ekonomi sehari-hari, sebagian besar melintasi jalur ini. Karena itu, kami sangat mengapresiasi langkah pemerintah daerah dalam peningkatan kualitas jalan,” kata Sirojudin, Rabu (2/9/2026).
Jalan Mulus, Aktivitas Warga Lebih Lancar
Bagi Sirojudin, perbaikan jalan memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
Ia melihat kualitas jalan bukan hanya persoalan infrastruktur, tetapi juga menyangkut waktu tempuh, keselamatan pengguna jalan dan pergerakan ekonomi warga.
Ketika akses lebih baik, masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih mudah. Distribusi barang juga diharapkan semakin lancar sehingga memberikan ruang bagi tumbuhnya usaha masyarakat di Desa Ciwaru.
“Akses yang layak secara langsung mendorong kelancaran mobilitas logistik dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi masyarakat Ciwaru,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menggambarkan bagaimana sebuah proyek infrastruktur yang terlihat sederhana di lapangan memiliki arti yang cukup besar bagi masyarakat yang setiap hari mengandalkan jalur tersebut.
Tahun Ini 1.240 Meter Ditangani
Secara teknis, pekerjaan Jalan Tegalcaringin-Cimarinjung tahun ini mencakup penanganan sepanjang 1.240 meter dengan lebar tiga meter.
Sementara total panjang ruas tersebut mencapai sekitar 2.010 meter.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi sebelumnya telah menangani ruas yang sama sepanjang 725 meter pada 2025.
Dengan pekerjaan tahun ini, sekitar 376 meter ruas jalan masih tersisa untuk dituntaskan.
Bagi Sirojudin, angka 376 meter tersebut justru menjadi harapan berikutnya.
Ia berharap pemerintah daerah dapat memasukkan sisa ruas tersebut sebagai prioritas dalam APBD Perubahan 2026 sehingga konektivitas jalan dapat tersambung sepenuhnya.
“Harapan besar kami, sisa sepanjang 376 meter tersebut bisa menjadi skala prioritas pada Anggaran Perubahan APBD 2026. Kalau ruas ini tuntas seluruhnya, pengaspalan akan tersambung penuh sampai Gapura Homestay atau pertigaan yang langsung terhubung dengan jalan status Provinsi Jawa Barat,” tutur Sirojudin.
Kades Tak Ingin Warga Kembali Menunggu
Harapan tersebut memperlihatkan bahwa bagi pemerintah desa, pembangunan jalan tidak berhenti ketika alat berat mulai bekerja.
Ada kebutuhan warga yang masih harus diperjuangkan hingga seluruh ruas tersambung.
Sirojudin menilai konektivitas penuh akan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Ciemas. Selain mendukung permukiman warga, jalan tersebut juga berpotensi memperkuat akses menuju berbagai kawasan wisata di sekitarnya.
Dengan akses yang semakin baik, mobilitas masyarakat dan wisatawan diharapkan ikut meningkat.
Karena itu, ia berharap penyelesaian sisa ruas tidak kembali tertunda.
Dari Jalan Desa Menuju Akses Wisata
Ruas Tegalcaringin-Cimarinjung memiliki arti strategis karena berpotensi menjadi penghubung aktivitas masyarakat dengan jaringan jalan yang lebih luas.
Jika seluruh ruas selesai, jalur tersebut akan tersambung hingga pertigaan yang terhubung dengan jalan berstatus Provinsi Jawa Barat.
Bagi Desa Ciwaru, konektivitas itu bukan hanya soal mempersingkat perjalanan.
Jalan yang lebih baik berarti peluang bagi hasil usaha masyarakat untuk lebih mudah bergerak, akses anak-anak menuju sekolah lebih nyaman, serta masyarakat memiliki jalur mobilitas yang lebih aman.
Di sisi lain, akses yang terhubung dengan jaringan jalan provinsi juga dapat menjadi modal penting untuk mengembangkan potensi wisata kawasan Ciemas.
Kades Apresiasi Pemkab dan DPRD
Sirojudin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang merealisasikan peningkatan jalan tersebut.
Ia juga memberikan penghargaan kepada Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Golkar, Ujang Abdurohim Rochmi, yang disebutnya turut mengawal aspirasi masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada Pemkab Sukabumi dan Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Golkar, Haji Ujang Abdurohim Rochmi, yang konsisten mengawal aspirasi masyarakat hingga terealisasi di lapangan,” imbuhnya.
Bagi masyarakat Desa Ciwaru, pengaspalan Jalan Tegalcaringin-Cimarinjung menjadi langkah penting. Namun, pekerjaan tersebut belum sepenuhnya selesai.
Masih ada 376 meter yang menunggu untuk ditangani.
Dan bagi seorang kepala desa, sisa ruas tersebut bukan sekadar angka dalam data proyek. Di baliknya ada harapan warga agar akses yang setiap hari mereka gunakan benar-benar tersambung, dari lingkungan permukiman hingga jaringan jalan provinsi. (Adv, Dd)