Operasi SAR Korban Bencana Sumatra Berlanjut di Hari Evaluasi Tanggap Darurat, Ribuan Jiwa Mengungsi

Share

Katanews.com, Medan — Operasi pencarian dan pertolongan korban bencana banjir bandang serta tanah longsor di wilayah Sumatra masih terus berjalan hingga hari ini, bertepatan dengan evaluasi masa tanggap darurat yang berakhir pada 8 Januari 2026. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa tim SAR akan tetap di lapangan sampai masa perpanjangan ketiga selesai dinilai.

BNPB Data menunjukkan, hingga tanggal 7 Januari korban meninggal akibat bencana alam tersebut mencapai 1.178 orang, sementara ratusan lainnya masih dinyatakan hilang dan ratus ribu jiwa mengungsi di sejumlah kabupaten, terutama di Provinsi Aceh.

“Kita berharap pergeseran dari status tanggap darurat ke transisi darurat akan terjadi secara bertahap setelah evaluasi hari ini, diikuti upaya pemulihan infrastruktur dan layanan dasar,” ujar Kepala Pusat Data BNPB, Abdul Muhari, dalam konferensi pers.

Selain operasi SAR, pemerintah daerah dan pusat juga mulai memfokuskan recovery pendirian hunian sementara, dukungan kesehatan, dan pemulihan jaringan pendidikan bagi anak-anak yang terdampak bencana.

Warga terdampak berharap percepatan bantuan logistik dan dukungan rehabilitasi terus diperkuat, terutama di daerah pelosok yang infrastrukturnya rusak parah akibat banjir dan longsor. (Dd)

Terbaru