Ramadan 1447 H, Sekolah di Sukabumi Fokus Penguatan Karakter dan Spiritual

Share

Katanews.com, Sukabumi — Memasuki Ramadan 1447 Hijriah, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi resmi menyesuaikan skema kegiatan belajar mengajar (KBM) di seluruh satuan pendidikan. Kebijakan ini menitikberatkan pada penguatan karakter dan spiritual siswa, disertai penyesuaian teknis jam belajar.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menyatakan bahwa selama bulan suci, sekolah tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan nilai keimanan, kedisiplinan, dan akhlak peserta didik.

“Sekolah diwajibkan menyusun agenda non-akademik yang bernuansa religius, seperti Pesantren Kilat, Tadarus Al-Qur’an pagi, Salat Dhuha berjamaah, hingga kegiatan bakti sosial,” ujar Deden, Senin (2/3/2026).

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah strategis untuk menyelaraskan proses pendidikan dengan kondisi biologis dan spiritual siswa selama menjalankan ibadah puasa.

Selain penguatan kegiatan religius, Disdik juga melakukan penyesuaian teknis KBM. Jam masuk sekolah diundur, dengan ketentuan aktivitas belajar paling awal dimulai pukul 08.00 WIB. Kebijakan ini mempertimbangkan perubahan pola istirahat siswa akibat aktivitas sahur dan ibadah malam.

Durasi setiap jam pelajaran (JPL) juga dipangkas minimal 10 menit. Jika pada hari biasa satu jam pelajaran berlangsung selama 45 menit, maka selama Ramadan menjadi 35 menit per sesi.

“Kami ingin menciptakan keseimbangan antara kewajiban akademik dan fokus ibadah. Dengan durasi yang disesuaikan, siswa tetap belajar secara efektif tanpa terbebani secara fisik,” kata Deden.

Disdik memastikan jadwal pembelajaran selama Ramadan telah diselaraskan dengan kebijakan cuti bersama nasional guna menghindari benturan agenda pendidikan dan momen silaturahmi keluarga.

Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat pembentukan karakter siswa. Pasca-Ramadan, peserta didik ditargetkan tidak hanya mempertahankan capaian akademik, tetapi juga menunjukkan peningkatan sikap santun dan religius dalam kehidupan sehari-hari. (Dd)

Terbaru