Katanews.com, SUKABUMI – Kondisi kebersihan di kawasan wisata Pantai Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah video yang memperlihatkan tumpukan sampah di pesisir pantai beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman berdurasi lebih dari satu menit tersebut, terlihat berbagai jenis sampah menumpuk di sepanjang bibir pantai. Sampah yang tampak antara lain plastik, limbah rumah tangga, hingga potongan kayu yang terbawa arus laut dan mengendap di kawasan pesisir.
Kondisi tersebut memicu keprihatinan masyarakat karena Pantai Citepus dikenal sebagai salah satu destinasi wisata utama di kawasan Palabuhanratu. Kawasan pantai ini kerap menjadi tujuan wisatawan, terutama pada akhir pekan maupun musim liburan.
Dalam video yang beredar, seorang warga yang merekam kondisi tersebut juga menyampaikan kritik terkait pengelolaan sampah di kawasan pantai. Ia menduga keterlambatan pengangkutan sampah menjadi salah satu penyebab munculnya tumpukan sampah di lokasi tersebut.
Menurutnya, kondisi sampah tidak hanya terjadi di satu titik. Di beberapa lokasi lain di sekitar kawasan pantai, jumlah sampah bahkan disebut lebih banyak sehingga sulit dibersihkan oleh satu orang.
Warga berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian serius terhadap persoalan kebersihan di kawasan wisata tersebut agar tidak merusak citra pariwisata Palabuhanratu.
Menanggapi informasi yang beredar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, menyatakan pihaknya telah menerima laporan terkait kondisi tersebut.
“In Sya Allah habis Lebaran kami tangani, mohon doanya ya. Terima kasih atas informasinya,” kata Nunung, Rabu (11/3/2026).
Ia memastikan laporan masyarakat akan menjadi bahan tindak lanjut bagi pemerintah daerah untuk menjaga kebersihan kawasan wisata, khususnya di Pantai Citepus yang menjadi salah satu ikon wisata pesisir Sukabumi.
Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan langkah penanganan agar kebersihan kawasan pantai tetap terjaga dan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Palabuhanratu tidak terganggu. (Adv, Rud)