Katanews.com, Sukabumi – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi memastikan layanan pengangkutan sampah selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 berjalan optimal. Fokus utama diarahkan ke kawasan wisata yang mengalami lonjakan aktivitas masyarakat.
Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Kabupaten Sukabumi, Dede Jaenudin, menegaskan pengelolaan sampah tetap menjadi prioritas meski volume sampah cenderung fluktuatif selama masa liburan. Kondisi tersebut dinilai sulit diprediksi, terutama saat puncak kunjungan wisata.
“Secara umum pelayanan pengangkutan berjalan normal. Penumpukan yang terjadi biasanya dipicu lonjakan volume sampah secara tiba-tiba, khususnya di kawasan wisata,” ujar Dede, Jumat (2/1/2026).
Ia mengakui, tantangan pengelolaan sampah masih berkaitan dengan keterbatasan armada, sumber daya manusia, serta dukungan anggaran. Kondisi ini belum sepenuhnya sebanding dengan luas wilayah dan pertumbuhan jumlah penduduk di Kabupaten Sukabumi.
“Dengan wilayah yang luas dan penduduk yang terus bertambah, armada yang tersedia memang belum sepenuhnya mencukupi untuk menjangkau seluruh layanan secara maksimal,” katanya.
Untuk mengantisipasi persoalan tersebut, DLH memperkuat sinergi dengan pengelola kawasan wisata. Langkah ini dilakukan melalui sosialisasi agar pelaku usaha wisata turut bertanggung jawab dalam pengelolaan sampah di lingkungannya.
DLH juga mendorong penyediaan tempat penampungan sementara (TPS) yang memadai. Sampah diharapkan sudah dikemas dan dipilah antara organik dan anorganik sebelum diangkut petugas.
“Peran aktif pengelola wisata sangat menentukan. Sampah yang tertata dan terpilah sejak sumbernya akan mempercepat proses pengangkutan,” jelas Dede.
Selama libur Nataru, DLH tidak menambah armada secara permanen. Namun, optimalisasi armada dilakukan dengan memprioritaskan kawasan wisata dan titik rawan penumpukan sampah.
Sebagai penguatan layanan, DLH Kabupaten Sukabumi mendapat dukungan satu unit truk tambahan dari Bank BJB. Armada tersebut difungsikan khusus untuk kegiatan sweeping sampah di lokasi wisata.
“Bantuan satu unit truk dari BJB sangat membantu percepatan penanganan sampah, terutama untuk pembersihan intensif di kawasan wisata selama libur panjang,” pungkasnya. (Zen)