Katanews.com, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis laporan resmi perkembangan situasi bencana di Indonesia per tanggal 7 Januari 2026. Peristiwa hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor masih terjadi di berbagai daerah, dengan dampak signifikan terhadap infrastruktur dan masyarakat.
Di Kabupaten Pesawaran, Lampung, ratusan rumah warga terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 70 cm di beberapa desa. Sementara itu di Kalimantan Utara, banjir menyebabkan lebih dari 10 desa terendam dan ribuan warga terdampak meskipun belum memicu pengungsian massal.
Kompleksitas situasi juga terjadi di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara, di mana banjir bandang menyebabkan puluhan korban hilang dan puluhan lainnya luka-luka. Pemerintah daerah menetapkan status tanggap darurat bencana hidrometeorologi selama 14 hari.
Kerusakan fasilitas publik juga dilaporkan, termasuk sekolah, fasilitas kesehatan, dan fasilitas ibadah yang terendam di beberapa wilayah, sehingga upaya pemulihan harus segera dilakukan oleh pihak berwenang.
BNPB menegaskan koordinasi intensif sedang dilakukan dengan BPBD dan instansi terkait untuk memastikan distribusi bantuan dan evakuasi berjalan cepat serta lancar, meskipun tantangan geografis dan cuaca masih menjadi hambatan utama. (Han)