Pantai Talanca Kembali Disorot, Dispar Sukabumi Tegaskan Perlindungan Lingkungan Wisata

Share

Katanews.com, Sukabumi – Fenomena serakan sampah yang kembali muncul di kawasan Pantai Talanca Loji, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, menjadi perhatian serius Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan wisatawan sekaligus mencoreng citra destinasi unggulan daerah.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menegaskan bahwa kebersihan kawasan wisata merupakan faktor utama dalam menjaga keberlanjutan sektor pariwisata. Menurutnya, persoalan sampah tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berkaitan langsung dengan kualitas lingkungan dan kepercayaan publik terhadap destinasi wisata.

“Pantai Talanca merupakan salah satu aset pariwisata Kabupaten Sukabumi. Ketika muncul persoalan sampah, kami langsung mengambil langkah pengecekan lapangan dan pemantauan intensif,” ujar Ali, Rabu (7/1/2026).

Hasil pemantauan sementara menunjukkan bahwa jenis sampah yang mendominasi kawasan Pantai Talanca berupa potongan kain. Dinas Pariwisata memastikan pembersihan terus dilakukan secara berkala, sembari mengidentifikasi sumber permasalahan yang hingga kini belum ditemukan secara pasti.

Ali menjelaskan, fenomena serupa juga pernah terjadi pada tahun 2024. Saat itu, tim gabungan telah melakukan penelusuran hingga ke aliran Sungai Cimandiri, namun belum berhasil menemukan asal muasal sampah yang terbawa ke kawasan pantai.

“Data temuan lapangan saat ini akan kami lengkapi dan bandingkan dengan kejadian sebelumnya. Selanjutnya, laporan akan disampaikan kepada pimpinan daerah sebagai dasar pengambilan kebijakan lanjutan,” jelasnya.

Dalam upaya penanganan yang lebih komprehensif, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi mendorong kolaborasi lintas sektor, melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), TNI, Polri, serta elemen masyarakat. Sinergi tersebut dinilai penting agar persoalan sampah tidak berdampak negatif terhadap sektor pariwisata dan kesehatan lingkungan.

Lebih lanjut, Ali menekankan bahwa menjaga kebersihan Pantai Talanca bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menyangkut harga diri daerah wisata. Ia berharap seluruh pihak memiliki kesadaran bersama untuk melindungi destinasi unggulan Sukabumi dari berbagai persoalan lingkungan.

“Pantai Talanca harus tetap bersih, nyaman, dan layak dikunjungi. Ini bukan hanya soal pariwisata, tetapi juga tanggung jawab kita bersama dalam menjaga nama baik daerah,” pungkasnya.

Dengan langkah terpadu dan partisipasi aktif semua pihak, Pemerintah Kabupaten Sukabumi optimistis Pantai Talanca dapat kembali menjadi destinasi wisata yang bersih, aman, dan berdaya saing tinggi. (Zen)

Terbaru