Katanews.com, SUKABUMI — Pemerataan infrastruktur pendidikan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali menjadi perhatian setelah SDN 1 Sanggarawa di Kecamatan Ciemas masuk dalam daftar prioritas pembangunan sarana sekolah. Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi menyatakan tahapan perencanaan telah berjalan, dengan kelengkapan administrasi sekolah disebut telah dipenuhi.
Meski demikian, kepastian realisasi pembangunan, ketersediaan anggaran, dan jadwal pengerjaan menjadi aspek penting yang perlu diperjelas agar rencana pembenahan fasilitas tersebut dapat segera memberikan manfaat bagi siswa dan tenaga pendidik.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, mengatakan perencanaan pembangunan SDN 1 Sanggarawa telah masuk dalam agenda pemerintah daerah. Pernyataan tersebut disampaikan melalui akun resminya pada Senin (5/10/2026).
“Perencanaan pembangunan telah masuk dalam agenda, dengan kelengkapan administrasi sekolah yang telah terpenuhi,” ungkap Deden.
Masuknya SDN 1 Sanggarawa dalam prioritas pembangunan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menangani kebutuhan infrastruktur pendidikan, khususnya di wilayah yang memerlukan peningkatan kelayakan fasilitas belajar.
Pemerataan Infrastruktur Pendidikan Jadi Tantangan
Pembangunan sarana sekolah tidak hanya berkaitan dengan perbaikan fisik bangunan, tetapi juga menyangkut pemerataan akses terhadap lingkungan belajar yang aman dan layak.
“Kondisi fasilitas pendidikan yang membutuhkan penanganan harus menjadi bagian dari pemetaan kebutuhan berdasarkan tingkat kerusakan, risiko keselamatan, jumlah siswa, dan urgensi perbaikan. Dengan pendekatan tersebut, penentuan prioritas pembangunan dapat dilakukan secara terukur dan dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi disebut mendorong Disdik agar memprioritaskan sekolah yang membutuhkan penanganan mendesak di tingkat kecamatan. Kebijakan tersebut diarahkan untuk memastikan peserta didik memperoleh lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
“Namun, penetapan sekolah sebagai prioritas perlu diikuti informasi yang jelas mengenai tahapan pelaksanaan, sumber pendanaan, serta target penyelesaian pekerjaan. Kejelasan tersebut penting agar masyarakat dapat mengetahui perkembangan program dan mengawasi realisasinya,” jelasnya.
Kepastian Anggaran dan Jadwal Pengerjaan Dinantikan
Disdik Kabupaten Sukabumi menyatakan pemenuhan sarana pendidikan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah. Penyesuaian tersebut diperlukan agar pelaksanaan pembangunan tetap sejalan dengan perencanaan anggaran pemerintah.
“Di sisi lain, keterbatasan anggaran menuntut pemerintah daerah memiliki skala prioritas yang transparan, terutama ketika kebutuhan perbaikan sekolah tersebar di berbagai wilayah,” ujarnya.
Untuk SDN 1 Sanggarawa, informasi mengenai nilai anggaran, sumber pembiayaan, jadwal dimulainya pembangunan, dan target penyelesaian belum dicantumkan dalam keterangan yang tersedia.
“Karena itu, status prioritas pembangunan perlu ditindaklanjuti dengan tahapan yang terukur. Kepastian tersebut akan membantu sekolah, orang tua, dan masyarakat memantau perkembangan rencana pembenahan fasilitas pendidikan,” kata Deden.
Keselamatan Siswa Harus Menjadi Pertimbangan Utama
Selain kepastian pembangunan, aspek keselamatan siswa perlu menjadi perhatian dalam penanganan sarana sekolah. Pemeriksaan kondisi bangunan dan fasilitas pendukung diperlukan untuk menentukan jenis penanganan yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
“Apabila terdapat bagian bangunan yang berisiko terhadap keselamatan, penanganannya perlu disesuaikan dengan hasil pemeriksaan teknis oleh pihak berwenang. Langkah tersebut penting agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman selama proses perbaikan dipersiapkan,” tegas Deden.
Pembangunan juga perlu memperhatikan standar kelayakan bangunan, kualitas material, dan pengawasan pekerjaan agar fasilitas yang dibangun dapat digunakan dalam jangka panjang.
“Komitmen pemerintah daerah terhadap pemerataan pendidikan, dengan demikian, tidak cukup diukur dari jumlah sekolah yang masuk daftar prioritas. Hasil pembangunan dan terpenuhinya kebutuhan dasar peserta didik juga menjadi bagian penting dalam menilai pelaksanaan kebijakan tersebut,” paparnya.
Pembenahan SDN 1 Sanggarawa diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan belajar siswa di Kecamatan Ciemas. Selanjutnya, kepastian anggaran, jadwal pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan menjadi tahapan penting agar rencana tersebut berlanjut menjadi fasilitas pendidikan yang layak dan aman. (Adv, Rud)