Katanews.com, Medan – Wakil Ketua IV DPRD Sumatera Utara (Sumut), Salman Alfarisi, mengkritik anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2026 yang menurutnya disusun secara carut marut. Ia menyebut kondisi tersebut mencerminkan kegagalan perencanaan daerah.
Menurut Salman, sejumlah program dinilai tidak realistis dan tidak memiliki dasar kebutuhan riil di masyarakat, sehingga perlu evaluasi menyeluruh.
“Kami berharap APBD ini direvisi untuk menyesuaikan prioritas pembangunan yang lebih berguna bagi masyarakat Sumut,” ujar Salman kepada wartawan.
Kontroversi anggaran ini memicu pro dan kontra di kalangan warga, dengan beberapa kelompok masyarakat menyuarakan aspirasi yang sama di media sosial.
Pemprov Sumut menyatakan siap menerima masukan dan membuka dialog dengan DPRD untuk memperbaiki APBD agar bisa mendukung pembangunan yang efektif.
Permasalahan ini menjadi isu utama di kalangan politisi daerah menjelang pelaksanaan program kerja triwulan pertama tahun 2026. (Ded)