Katanews.com, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis perkembangan bencana sejak 10 hingga 11 Januari 2026, mencatat serangkaian kejadian banjir dan cuaca ekstrem yang melanda beberapa provinsi di Indonesia. BNPB menyampaikan bahwa bencana hidrometeorologi masih menjadi kejadian dominan di berbagai wilayah, khususnya di Sumatera Selatan, Kalimantan, serta Jawa Tengah.
Di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, luapan sungai akibat hujan sangat lebat menyebabkan ribuan rumah di empat kecamatan tergenang dan warga terpaksa mengungsi sementara, meski kini banjir mulai berangsur surut.
Tidak hanya itu, banjir dan genangan juga dilaporkan di Kabupaten Pati (Jawa Tengah) dan Kota Bandar Lampung, mempengaruhi ratusan rumah dan aktivitas warga setempat. Evakuasi serta penanganan darurat dilakukan oleh tim BPBD bersama relawan di lokasi terdampak.
BNPB mengimbau masyarakat tetap siaga terhadap cuaca ekstrem yang diprediksi akan berlanjut, serta menerapkan langkah mitigasi sederhana seperti menghindari daerah rawan saat hujan intensitas tinggi.
Menguatkan laporan tersebut, BNPB juga menerbitkan update khusus 11 Januari 2026 yang mengonfirmasi cuaca buruk masih menjadi factor utama bencana di tanah air. (Ded)