Katanews.com, SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mempercepat peningkatan infrastruktur irigasi sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan. Melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU), pembangunan jaringan irigasi permukaan di Daerah Irigasi (DI) Cibatu, Desa Cibatu, Kecamatan Cikembar, terus digenjot agar pasokan air menuju lahan pertanian lebih optimal menjelang musim tanam.
Program yang didanai melalui APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026 tersebut diwujudkan dengan pembangunan talang beton pracetak. Infrastruktur ini dirancang untuk mengurangi kebocoran saluran sekaligus memastikan distribusi air ke area persawahan berlangsung lebih efektif.
Sekretaris Kecamatan Cikembar, Lenni Nurlilah, mengatakan pembangunan irigasi menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan.
“Melalui pembangunan talang beton ini, aliran air dari sumber menuju sawah dapat mengalir secara optimal tanpa hambatan maupun kebocoran. Harapannya saat musim tanam tiba, kebutuhan air petani benar-benar terpenuhi,” ujar Lenni, Sabtu (1/8/2026).
Menurutnya, ketersediaan air yang stabil menjadi faktor penting dalam menjaga pertumbuhan tanaman padi hingga masa panen. Dengan jaringan irigasi yang lebih baik, risiko kekeringan dapat ditekan sehingga hasil produksi pertanian diharapkan meningkat.
Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan peningkatan jaringan irigasi tersebut dilaksanakan oleh CV Selaras Rahayu Konstruksi berdasarkan Nomor SPK 000.3.2/03/SPK/PJIP-15/SDA/2026 tertanggal 18 Mei 2026. Proyek senilai Rp281.863.223,25 itu ditargetkan rampung dalam waktu 60 hari kalender.
Seluruh pekerja yang terlibat dalam proyek juga mendapatkan perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan sebagai bagian dari penerapan standar keselamatan kerja.
Lenni menjelaskan, pembangunan jaringan irigasi pada 2026 tidak hanya dilakukan di DI Cibatu. Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga merealisasikan peningkatan irigasi di DI Bojong, Desa Bojong, serta DI Muara Cibodas di Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati, Bapak Wakil Bupati, Dinas Pekerjaan Umum, dan seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya pembangunan ini. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi para petani di wilayah kami,” katanya.
Ia optimistis peningkatan kualitas jaringan irigasi akan berdampak pada naiknya produktivitas hasil panen sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah penerima manfaat.
Selain pembangunan fisik, pemerintah juga mengajak masyarakat dan kelompok tani untuk menjaga keberlanjutan fungsi saluran irigasi melalui kerja bakti rutin membersihkan saluran agar infrastruktur tetap berfungsi optimal dalam jangka panjang.
“Program ini patut disyukuri karena tidak semua kecamatan mendapatkan bantuan serupa. Oleh karena itu mari kita rawat bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam waktu yang lama,” pungkas Lenni. (Adv, Han)