Katanews.com, Jakarta — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan situasi banjir yang melanda sejumlah wilayah Indonesia akibat hujan ekstrem pada awal Januari. Cuaca buruk ini telah menyebabkan kerugian materi serta evakuasi warga di beberapa provinsi.
Di Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, banjir bandang menyebabkan 11 orang meninggal dan 5 lainnya hilang. Pemerintah daerah menetapkan status tanggap darurat untuk mempercepat respons penyelamatan dan rehabilitasi.
Sementara itu, Kalimantan Selatan dan Jawa Timur juga mengalami banjir yang berdampak pada ratusan kepala keluarga. Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian korban hilang serta distribusi bantuan logistik.
Ketua Tim Reaksi Cepat BNPB menyatakan, “Prioritas kami adalah keselamatan warga dan mempercepat pemulihan wilayah terdampak,” sambil menambahkan upaya pemulangan pengungsi akan dilakukan segera jika kondisi memungkinkan.
Warga yang terdampak menyampaikan harapan agar pemulihan infrastruktur jalan dan fasilitas umum dipercepat sehingga aktivitas masyarakat dapat normal kembali. (Rud)