Disdik Sukabumi Genjot Implementasi STEM, Targetkan Lulusan Berdaya Saing Global

Share

Katanews.com, Sukabumi — Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memperkuat transformasi sektor pendidikan melalui penguatan pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) sebagai strategi menyiapkan generasi unggul yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, pemerintah daerah saat ini melakukan sosialisasi intensif ke sejumlah sekolah guna memperkenalkan konsep pembelajaran STEM secara lebih aplikatif dan kontekstual.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, mengatakan pendekatan STEM bukan sekadar metode pembelajaran, melainkan strategi membentuk pola pikir kritis, kreatif, dan solutif pada peserta didik.

“STEM adalah singkatan dari Science, Technology, Engineering, and Mathematics. Pendekatan ini kami dorong agar siswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu mengaitkan ilmu dengan problem nyata di sekitarnya,” ujar Herdiawan, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, penerapan STEM relevan dengan kebutuhan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan inovasi, di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Ia menegaskan, melalui pendekatan tersebut siswa dilatih memecahkan persoalan secara ilmiah, berbasis data, dan berorientasi solusi.

“Ini penting agar lulusan Sukabumi mampu bersaing di tingkat nasional bahkan global,” katanya.

Sosialisasi dilakukan untuk menyamakan persepsi antara guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan agar implementasi STEM tidak berhenti pada tataran konsep, melainkan terintegrasi dalam proses belajar mengajar.

“Kami ingin guru menjadi fasilitator pembelajaran yang mendorong eksplorasi dan eksperimen. STEM bukan menambah beban, justru membuat pembelajaran lebih hidup dan bermakna,” ujar Herdiawan.

Dinas Pendidikan menilai penguatan STEM sejalan dengan visi pembangunan pendidikan nasional, khususnya dalam mendukung agenda Indonesia Emas 2045 yang menempatkan kualitas sumber daya manusia sebagai faktor utama daya saing bangsa.

“Dari Sukabumi, kami ingin berkontribusi nyata untuk menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas akademik, tetapi juga tangguh menghadapi perubahan,” kata Herdiawan.

Melalui pendekatan STEM, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap tercipta ekosistem pendidikan yang lebih relevan dengan kebutuhan masa depan serta mendorong lahirnya inovator muda dari daerah untuk Indonesia. (Adv, Rud)

Terbaru