Katanews.com, SUKABUMI — Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus mengakselerasi pembenahan sektor wisata melalui penguatan kolaborasi lintas sektor. Salah satu langkah konkret dilakukan dengan kunjungan strategis ke Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0622/Kabupaten Sukabumi, sebagai upaya membangun sinergi yang lebih solid dalam penataan kawasan wisata.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi, melainkan bagian dari strategi memperkuat koordinasi dalam menciptakan tata kelola pariwisata yang tertib, aman, dan profesional.
“Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memastikan penataan destinasi wisata berjalan sesuai regulasi dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Kami ingin menghadirkan pariwisata Sukabumi yang lebih berkualitas dan berkelanjutan,” ujar Ali, Minggu (26/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu krusial menjadi fokus pembahasan, di antaranya penataan parkir sesuai aturan, pengelolaan sampah berbasis zero waste, penertiban pedagang kaki lima, hingga langkah pencegahan kecelakaan laut di kawasan wisata pesisir.
Selain itu, perhatian juga diberikan terhadap penanganan praktik pungutan liar yang dinilai dapat merusak citra destinasi wisata. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Ali menambahkan, dukungan dari unsur TNI menjadi energi besar dalam mewujudkan penataan kawasan wisata yang lebih terintegrasi. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, pelaku usaha, dan masyarakat merupakan kunci utama keberhasilan transformasi sektor pariwisata.
“Kami mengedepankan pendekatan kolaboratif agar setiap persoalan di lapangan dapat ditangani secara komprehensif. Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis Sukabumi mampu menjadi destinasi unggulan yang aman, nyaman, dan berdaya saing,” katanya.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mendorong transformasi sektor pariwisata, tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga tata kelola dan kualitas layanan.
Dengan langkah pembenahan yang terarah dan sinergi yang semakin kuat, Sukabumi menatap masa depan pariwisata yang lebih tertata, ramah lingkungan, serta mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. (Ani)