Katanews.com, JAKARTA – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Ankara mendukung penuh partisipasi Jakarta Concert Orchestra (JCO) dan Batavia Madrigal Singers (BMS) dalam Festival Musik Internasional Ankara ke-40 yang digelar pada 11–12 April 2026.
Duta Besar RI untuk Turki, Achmad Rizal Purnama, menyatakan bahwa kehadiran musisi Indonesia di bawah arahan Avip Priatna menjadi bagian dari upaya strategis memperkenalkan citra Indonesia sebagai negara yang kreatif, terbuka, dan kaya talenta seni di panggung global.
“Budaya Indonesia tampil dengan warna modern yang berkelas,” ujar Achmad Rizal dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin (13/4/2026).
Ia menegaskan bahwa musik memiliki kekuatan sebagai medium diplomasi budaya yang mampu mempererat hubungan antarbangsa, termasuk antara Indonesia dan Turki. Salah satu momen yang paling menyentuh dalam pertunjukan tersebut adalah pembawaan lagu nasional “Indonesia Pusaka”.
Pada hari pertama, JCO dan BMS menampilkan sejumlah karya musik Indonesia yang mencerminkan keragaman budaya, seperti “Sepasang Mata Bola” karya Ismail Marzuki, “Tanah Air” karya Saridjah Niung, serta lagu daerah “Bubuy Bulan” dari Jawa Barat dan “Sik-Sik Batu Manikam” dari Sumatera Utara.
Pada hari kedua, penampilan dilanjutkan dengan repertoar lagu Indonesia dan internasional, termasuk “Somewhere Over The Rainbow” yang dipopulerkan Judy Garland serta “Bahasa Kalbu” ciptaan Titi DJ bersama Andi Rianto dan Dorie Kalmas.
Penampilan tersebut turut didukung sejumlah solois, di antaranya James Napoleon Lai (piano), Giovani Biga (biola), Metta F. Ariono dan Marini Widyastari (flute), serta Nino Ario Wijaya (klarinet).
Selama dua hari pelaksanaan, konser ini berhasil menarik sekitar 1.500 penonton. Antusiasme tidak hanya datang dari masyarakat Turki, tetapi juga komunitas Indonesia, termasuk mahasiswa yang bermukim di negara tersebut.
Sejumlah tamu kehormatan turut hadir, antara lain para duta besar dari berbagai negara seperti China, Moldova, Kamboja, dan Filipina, serta perwakilan perusahaan dan Kementerian Luar Negeri Turki.
Festival yang diselenggarakan oleh Sevda-Cenap and Music Foundation ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Turki. Sejak 1993, festival tersebut juga menjadi bagian dari European Festival Association, yang memperkuat posisinya sebagai salah satu ajang musik internasional bergengsi di kawasan Eropa. (Rud)