Katanews.com, Jakarta – Pemerintah memperkuat implementasi Satu Data Indonesia sebagai langkah strategis untuk mendukung pembangunan nasional yang terarah, efisien, dan berbasis bukti. Program ini menekankan pentingnya integrasi dan validasi data lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
Menteri PANRB Rini Widyantini menegaskan bahwa pengelolaan data yang terstandar akan meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan. Ia menyebut bahwa data yang tidak sinkron selama ini kerap menjadi hambatan dalam pengambilan kebijakan publik.
“Satu Data Indonesia adalah fondasi untuk memastikan kebijakan pemerintah tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujar Rini Widyantini belum lama ini.
Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan kebijakan ini, termasuk kerja sama dengan pemerintah daerah dan lembaga statistik nasional. Pemerintah juga menargetkan digitalisasi sistem data agar lebih transparan dan mudah diakses.
Pakar tata kelola publik menilai langkah ini penting untuk mengurangi tumpang tindih program dan meningkatkan akuntabilitas anggaran negara. Implementasi yang konsisten diyakini mampu mempercepat transformasi birokrasi dan pelayanan publik. (Rud)