Komitmen 8.000 Pasukan RI ke Gaza Ditunda, Pemerintah Tunggu Kondisi Stabil

Share

Katanews.com, JAKARTA – Pemerintah Indonesia resmi menunda pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Israel, Amerika Serikat, dan Iran.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyatakan bahwa seluruh rencana pengiriman pasukan untuk sementara dihentikan hingga waktu yang belum ditentukan.

“Semua di-hold, ya sampai batas waktu yang belum ditentukan,” ujar Prasetyo kepada awak media, Selasa (17/3/2026).

Menurutnya, keputusan tersebut diambil sebagai langkah kehati-hatian pemerintah dalam merespons dinamika keamanan global yang terus berkembang.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk mengirim hingga 8.000 pasukan perdamaian ke Gaza. Pernyataan itu disampaikan dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) di Washington D.C., pada 19 Februari 2026 waktu setempat.

Dalam forum tersebut, Prabowo menyatakan kesiapan Indonesia untuk berpartisipasi aktif dalam International Stabilization Force (ISF), sebuah misi internasional yang bertujuan menstabilkan kondisi keamanan di Gaza.

“Oleh karena itu, kami menegaskan kembali komitmen untuk menyumbangkan sejumlah besar pasukan, hingga 8.000 atau lebih jika perlu. Kami siap berpartisipasi aktif dalam International Stabilization Force agar perdamaian dapat terwujud,” ujar Prabowo.

Dalam kesempatan yang sama, Komandan ISF Mayor Jenderal Angkatan Darat Amerika Serikat, Jasper Jeffers, menyebut Indonesia telah menerima tawaran sebagai Wakil Komandan dalam struktur misi tersebut.

Namun, dengan situasi geopolitik yang semakin memanas, pemerintah Indonesia memilih menunda langkah tersebut sambil menunggu perkembangan lebih lanjut terkait stabilitas kawasan.

Keputusan ini sekaligus menegaskan pendekatan Indonesia yang mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam keterlibatan militer di konflik internasional, meski tetap berkomitmen pada upaya perdamaian global. (Ani)

Terbaru