Katanews.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengakui bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum terdistribusi secara merata di seluruh wilayah Indonesia, terutama di lingkungan pesantren yang masih banyak belum terjangkau.
Berdasarkan evaluasi pemerintah, sekitar 80 persen pesantren di Indonesia belum menerima manfaat penuh dari program tersebut, sehingga diperlukan strategi percepatan distribusi dan perbaikan mekanisme penyaluran bantuan pangan.
Program MBG merupakan bagian dari agenda nasional untuk meningkatkan kualitas gizi anak dan santri, sekaligus menekan angka stunting dan meningkatkan ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.
“Kami terus melakukan evaluasi agar distribusi semakin merata dan tepat sasaran, khususnya di lembaga pendidikan keagamaan,” kata Zulkifli Hasan dalam pernyataan resminya.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, pesantren, dan mitra distribusi guna memastikan bahwa manfaat Program Makan Bergizi Gratis dapat dirasakan secara adil dan berkelanjutan oleh seluruh masyarakat. (Dd)