Katanews.com, SUKABUMI — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memperkuat pembinaan satuan pendidikan untuk mendorong lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan mendukung pembentukan karakter siswa. Upaya ini menempatkan perlindungan anak sebagai bagian penting dari peningkatan mutu pendidikan.
Kepala Disdik Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, memimpin kunjungan kerja dan pembinaan di Kecamatan Warungkiara. Kegiatan tersebut bertujuan memantau pelaksanaan pembelajaran sekaligus memperkuat budaya positif di sekolah.
Menurut Deden, keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur melalui capaian akademik. Sekolah juga harus memastikan peserta didik terlindungi dari perundungan, diskriminasi, serta kekerasan fisik maupun psikologis.
“Sekolah harus menjadi tempat yang menghadirkan rasa aman, menyenangkan, dan mendukung setiap anak untuk belajar, berkreasi, serta mengembangkan potensi terbaiknya,” tegas Deden, Kamis (8/10/2026).
Ia menilai, menciptakan sekolah ramah anak membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. Guru, orang tua, dan masyarakat perlu membangun komunikasi serta koordinasi untuk mencegah persoalan yang dapat mengganggu keamanan dan proses belajar siswa.
“Melalui kolaborasi antara sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat, kita wujudkan lingkungan pendidikan yang menghargai, melindungi, dan memuliakan setiap anak,” katanya.
Pembinaan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya pengawasan berkelanjutan, penguatan karakter, dan pencegahan kekerasan sebagai bagian dari agenda pendidikan daerah.
Deden mengimbau seluruh pihak membangun budaya saling menghormati dan peduli agar sekolah menjadi ruang tumbuh yang aman bagi setiap anak.
“Mari bersama membangun budaya saling menghormati, saling peduli, dan saling menjaga demi terciptanya pendidikan yang berkualitas menuju Sukabumi yang Mubarokah,” pungkasnya. (Adv, Ani)