Jambi, 24 Desember 2025 — Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar, secara resmi menutup rangkaian Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2025 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jambi, Rabu (24/12/2025) siang. Prosesi ini menjadi salah satu acara penting di akhir penutupan tahun bagi institusi kepolisian dan calon personel baru negara.
Upacara penutupan pendidikan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Gubernur Jambi Al Haris, Danrem Jambi Brigjen TNI Heri Purwanto, Kajati Sugeng Hariadi, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Mirza Mustaqim, serta pejabat utama lainnya dari jajaran Polda Jambi dan keluarga peserta didik baru.
Rangkaian upacara dimulai dengan persiapan pasukan, laporan komandan upacara, hingga pembacaan Keputusan Kapolri tentang pengangkatan Bintara Polri Tahun Anggaran 2025. Momen puncak adalah penyematan tanda pangkat dan pengambilan sumpah profesi oleh 65 orang peserta didik yang dinyatakan lulus mengikuti seluruh rangkaian pendidikan.
Dalam amanatnya, Kapolda Jambi menyampaikan ucapan selamat kepada para bintara baru dan keluarganya, menilai kelulusan ini sebagai bukti hasil perjuangan panjang, disiplin ketat, dan pengorbanan selama menjalani pendidikan di institusi kepolisian. Ia turut mengingatkan bahwa masa pendidikan bukan tujuan akhir, melainkan awal pengabdian kepada masyarakat dan negara.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh Bintara Polri yang hari ini resmi dilantik. Ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi keluarga dan institusi Polri,” ujar Kapolda dalam sambutannya.
Selain itu, Kapolda Jambi juga membacakan amanat dari Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri bahwa pendidikan pembentukan merupakan tahap awal yang menanamkan nilai-nilai Tribrata dan profesionalisme kepada anggota Polri, sebelum mereka ditempatkan pada tugas pokok di berbagai satuan kerja di seluruh Indonesia.
Upacara ditutup dengan pembacaan doa dan demonstrasi kemampuan oleh siswa SPN sebagai simbol kesiapan mereka untuk mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat di era baru. (Ani)