Dhaka, 19 Desember 2025 – Gelombang unjuk rasa mahasiswa dan kelompok oposisi meluas di sejumlah wilayah Bangladesh menyusul tewasnya pemimpin mahasiswa Sharif Osman Hadi akibat luka tembak. Ribuan massa turun ke jalan di Dhaka sejak Kamis malam, memblokade ruas jalan utama dan menuntut penyelidikan independen atas insiden tersebut.
Aparat keamanan dikerahkan untuk mengamankan fasilitas vital negara, termasuk kantor pemerintahan dan media nasional. Polisi mencatat sedikitnya 20 orang terluka dalam bentrokan antara demonstran dan aparat di pusat kota Dhaka. Situasi sempat memanas ketika massa mencoba mendekati gedung parlemen.
Juru bicara Kepolisian Metropolitan Dhaka menyatakan pihaknya bertindak sesuai prosedur. “Kami fokus menjaga ketertiban umum dan melindungi warga sipil. Investigasi terkait kematian korban sedang berjalan,” ujarnya kepada media setempat.
Pemerintah Bangladesh menyerukan agar semua pihak menahan diri. Kementerian Dalam Negeri menegaskan stabilitas keamanan menjadi prioritas, terlebih menjelang tahapan penting pemilu nasional yang dijadwalkan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan. (Ani)