Katanews.com, SUKABUMI – Keterbatasan infrastruktur yang berpotensi menghambat mobilitas masyarakat di Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, mulai mendapat penanganan. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi menuntaskan perbaikan Jembatan Cibodas yang berada di ruas Jalan Kopeng–Cipetir.
Penyelesaian pekerjaan tersebut tidak hanya menyasar konstruksi jembatan, tetapi juga mencakup pembenahan drainase, bahu jalan, hingga pengaspalan sepanjang kurang lebih 70 meter. Penanganan terpadu ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan sekaligus memperlancar aktivitas pengguna jalan.
Sebelum diperbaiki, Jembatan Cibodas memiliki sejumlah kerusakan. Lebarnya yang relatif terbatas juga menjadi salah satu kendala bagi kendaraan ketika harus berpapasan, sehingga pengendara dituntut lebih berhati-hati saat melintas.
Pengawas pekerjaan, Cucup M. Yusup, mengatakan perbaikan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan infrastruktur secara menyeluruh, bukan sekadar memperbaiki bagian konstruksi jembatan.
“Selain perbaikan Jembatan Cibodas, pekerjaan ini juga meliputi pembangunan drainase, bahu jalan, serta pengaspalan sepanjang kurang lebih 70 meter menggunakan material coldmix,” ujar Cucup, Senin (2/11/2026).
Menurutnya, pembenahan fasilitas pendukung tersebut diperlukan agar fungsi infrastruktur di sekitar jembatan dapat berjalan lebih optimal. Dengan kondisi akses yang lebih baik, masyarakat diharapkan memperoleh kenyamanan dan keamanan saat melakukan perjalanan.
Pekerjaan perbaikan Jembatan Cibodas didanai melalui APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026. Proyek tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp280.339.647,66 dan dikerjakan oleh CV Leo Perdinand.
Cucup berharap hasil pekerjaan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang, khususnya bagi masyarakat yang setiap hari menggunakan akses Jalan Kopeng–Cipetir.
“Kami berharap hasil pekerjaan ini dapat meningkatkan fungsi infrastruktur dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya pengguna Jalan Kopeng–Cipetir di Kecamatan Kadudampit,” katanya.
Rampungnya perbaikan Jembatan Cibodas menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas infrastruktur antarkawasan. Keberadaan jalan dan jembatan yang layak tidak hanya menunjang kelancaran perjalanan, tetapi juga berpengaruh terhadap distribusi barang, akses pelayanan publik, dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Meski demikian, pemeliharaan infrastruktur tetap menjadi aspek penting setelah proyek selesai. Kualitas konstruksi, kondisi drainase, serta pengawasan berkala diperlukan agar fasilitas yang telah dibangun menggunakan anggaran daerah dapat berfungsi secara optimal dalam jangka panjang.
“Pelaksanaan pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur daerah. Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan aman dan tertib,” pungkasnya. (Adv, Rud)