Tak Hanya Bor Sumur, Infrastruktur Air Bersih Sukabumi Dirancang Langsung Mengalir ke Rumah Warga

Share

Katanews.com, SUKABUMI – Pembangunan Sarana Air Bersih (SAB) di Kabupaten Sukabumi bukan hanya sebatas pengeboran sumur. Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) menegaskan setiap paket pekerjaan dirancang sebagai sistem penyediaan air bersih yang utuh, mulai dari sumber air hingga jaringan distribusi yang langsung terhubung ke rumah warga.

Program yang mendapat dukungan DPRD Kabupaten Sukabumi tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah memperluas akses masyarakat terhadap air bersih sekaligus meningkatkan kualitas sanitasi, kesehatan lingkungan, dan mempercepat penurunan angka stunting.

Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menjelaskan anggaran sekitar Rp90 juta untuk setiap paket pekerjaan tidak hanya digunakan untuk membuat sumur bor, melainkan membiayai keseluruhan sistem penyediaan air bersih agar dapat langsung dimanfaatkan masyarakat.

“Program Sarana Air Bersih merupakan investasi jangka panjang bagi masyarakat. Anggaran yang dialokasikan bukan hanya untuk membuat sumur bor, tetapi mencakup seluruh sistem agar air bersih dapat langsung dimanfaatkan warga secara optimal. Kami ingin memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Sendi, Rabu (8/7/2026).

Menurutnya, pendekatan tersebut diterapkan agar masyarakat tidak lagi harus mengeluarkan biaya tambahan setelah pembangunan selesai karena seluruh komponen utama telah tersedia dalam satu paket pekerjaan.

Secara teknis, pembangunan Sarana Air Bersih meliputi pengeboran sumur dalam (deep well) sesuai kondisi geologi lokasi, pembangunan menara air, pemasangan toren berkapasitas 3.000 liter, instalasi pompa dan perlengkapan mekanikal-elektrikal, hingga pembangunan jaringan pipa distribusi beserta Sambungan Rumah (SR) sesuai jumlah penerima manfaat.

Dengan sistem tersebut, air yang diperoleh dari sumur tidak hanya tersedia sebagai sumber air baku, tetapi juga dapat didistribusikan langsung ke rumah-rumah warga melalui jaringan perpipaan yang telah dirancang berdasarkan kebutuhan lapangan.

Sendi mengatakan besaran anggaran setiap lokasi dapat berbeda karena dipengaruhi oleh kedalaman pengeboran, kondisi geografis, jumlah sambungan rumah, panjang jaringan distribusi, serta kebutuhan infrastruktur pendukung lainnya.

“Semakin banyak warga yang menerima sambungan rumah, kebutuhan jaringan distribusi juga semakin besar. Karena itu nilai kontrak dapat berbeda di setiap lokasi, namun seluruhnya disusun berdasarkan kebutuhan teknis serta perencanaan yang telah dihitung secara profesional,” jelasnya.

Selain memperluas akses terhadap air bersih Sukabumi, pembangunan SAB juga memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Ketersediaan air bersih dinilai mampu memperbaiki sanitasi lingkungan, mengurangi risiko penyakit berbasis lingkungan, mendukung percepatan penurunan stunting, hingga meningkatkan produktivitas masyarakat karena tidak lagi harus menghabiskan waktu mencari sumber air.

Untuk menjamin kualitas pembangunan, Disperkim memastikan seluruh proses pengadaan dan pelaksanaan pekerjaan mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan serta diawasi secara ketat agar sesuai spesifikasi teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Kami berkomitmen menjaga kualitas setiap pekerjaan. Seluruh pelaksanaan diawasi dan harus sesuai dengan spesifikasi teknis serta RAB yang telah ditetapkan. Apabila ditemukan pekerjaan yang tidak memenuhi ketentuan, tentu akan kami tindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku,” tegas Sendi.

Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga sarana yang telah dibangun agar manfaat investasi pemerintah dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan sarana air bersih. Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama merawat aset yang telah dibangun serta bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” pungkasnya. (Adv, Dd)

Terbaru