London, Inggris – Di Inggris, publik dan politisi tengah menyoroti krisis kepercayaan setelah bocornya dokumen fiskal milik Office for Budget Responsibility (OBR), yang memicu kemarahan dan ketidakpastian terhadap kebijakan ekonomi.
Setelah serangkaian kebocoran sebelumnya, hari ini ketua OBR, Richard Hughes, mengundurkan diri — langkah yang memperparah ketidakpastian. Banyak pihak mempertanyakan apakah OBR masih mampu menjalankan perannya sebagai lembaga independen yang menjaga kredibilitas anggaran dan prediksi fiskal.
Kritik datang dari berbagai pihak: sebagian berpendapat OBR sudah kehilangan fungsi objektifnya, sementara sebagian lain khawatir keputusan drastis seperti membubarkannya akan merusak kepercayaan pasar dan stabilitas ekonomi.
Situasi ini memicu perdebatan luas: apakah perlu ada reformasi dalam mekanisme anggaran negara — atau justru lembaga baru yang lebih transparan dan dapat dipercaya. Banyak yang berharap agar pemerintah belajar dari krisis ini agar kebijakan ke depan lebih stabil dan kredibel. (Han)